Seputaran Penyakit Sipilis Atau Raja Singa Yang Harus Anda Ketahui


seputaran tentang penyakit sipilis (sifilis atau raja singa)

Apa itu sipilis, sifilis, atau raja singa?

Sipilis adalah sejenis penyakit pada kelamin yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Bakteri ini mampu menginfeksi kulit, mulut, alat kelamin, serta sistem saraf. Sipilis  juga sering  dikenal dengan nama sifilis atau raja singa.

Baca Juga: Bahan Diet dari Rempah dan Herbal yang Baik untuk Kecantikan dan Kesehatan

Jika penyakit sipilis telah terdeteksi sejak awal maka akan lebih mudah untuk disembuhkan sehingga tidak akan menyebabkan kerusakan permanen. tetapi, jika penyakit sipilis ini tidak ditangani dan diobati maka akan menyebabkan kerusakan yang serius pada otak atau sistem saraf serta organ-organ lainnya, termasuk  juga dapat menyebabkan kerusakan pada jantung.

Seberapa umumkah penyakit sipilis ini ?

Jumlah pengidap penyakit sipilis atau sering dikenal dengan penyakit raja singa ini mengalami penurunan pada wanita sejak tahun 2010. Namun jumlah penderita pada pria, penyakit sipilis tidak menurun, terutama pada pria yang berhubungan sesama jenis atau lebih dikenal dengan istilah gay.

Tanda-tanda dan gejala penyakit sipilis

Gejala penyakit sipilis atau penyakit raja singa ini berbeda-beda, tergantung pada tahapannya.

Gejala penyakit sipilis tahap 1:

Pada tahap pertama gejala penyakit sipilis akan muncul dalam 2-4 minggu setelah terjadinya infeksi yaitu dalam bentuk luka yang tidak terasa sakit (chancre), di mana bakteri sudah masuk ke dalam tubuh Anda.

Nah luka seperti ini umunya terasa pada alat kelamin, tetapi juga sering terdapat di mulut atau anus, ini terjadi  jika mulut ataupun anus sudah terlibat dalam aktivitas seksual yang dilakukan dengan orang yang sudah terinfeksi. Pada umumnya, gejala sipilis tahap satu ini akan sembuh dengan sendirinya selama 1 hingga 5 minggu.

Gejala penyakit sipilis tahap 2:

Jika sudah terinfeksi dan tidak segera diobati maka gejala penyakit sipilis tahap dua akan dimulai sejak 6-12 minggu kemudian.

Ciri-ciri penyakit sifilis pada tahap 2 adalah Anda mengalami demam, sakit kepala, nyeri-nyeri pada sendi, mulai kehilangan nafsu makan, muncunyal ruam kecil berbentuk benjolan yang bersisik merah pada penis, vagina, mulut, terutama muncul pada telapak tangan serta kaki, sakit pada tenggorokan, kelenjar limpa membengkak pada bagian ketiak, pangkal paha serta leher, dan Anda merasakan kelelahan.

Gejala penyakit sipilis tahap 3: 

Pada tahap 3 dari gejala penyakit sifilis yaitu akan muncul 10 sampai 40 tahun kemudian setelah infeksi awal. Cirinya seperti timbulnya kerusakan pada bagian otak dan juga jantung, daya ingat mulai menurun, mengalami kelumpuhan, dan juga terjadi masalah pada keseimbangan tubuh Anda.

Beberapa penderita yang sudah berada pada tahap stadium dua atau tiga kemungkinan tidak menunjukkan adanya gejala penyakit sipilis. Mungkin ada beberapa tanda atapunu gejala yang tidak disebutkan di atas.

Nah jika Anda mulai khawatir terhadap suatu gejala tertentu sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter Anda. Apalagi jika Anda atau ada keluarga Anda mulai terasa sakit di daerah selangkangan dan diikuti dengan munculnya ruam serta mengeluarkan cairan yang tak biasa, jangan tunda lagi segera periksa ke dokter.

Pengobatan penyakit sipilis

Informasi yang diberikan bukan berarti dapat mengganti nasihat medis. Sebaiknya segera konsultasikan pada dokter Anda jika Anda mulai khawatir terhadap gejalanya.

Baca Juga: Merahkan Kembali Bibir Hitam Dengan Menggunakan Bahan Alami Ini. Ampuh

Pengobatan penyakit sipilis tergantung pada tahapan mana penyakit ini sudah terjadi:
  • Pada tahapan satu masih mudah untuk ditangani, karena masih dapat disembuhkan dengan antibiotik. Baik dengan cara disuntik maupun dengan diminum.
  • Jika Anda sudah berada pada tahap ke 2 atau tahap ke 3 penyakit sipilis, Anda jug akan diberikan antibiotik, tetapi antibiotik ini berlaku dalam waktu yang lama.
Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk penyakit sipilis (sifilis atau raja singa) ?

Dokter akan membuat diagnosis berdasarkan sejarah medis Anda dan dokter juga akan melakukan pemeriksaan pada tubuh pasien dengan menperhatikan pada organ seks, mulut, dan juga anus.

Jika sudah terdapat tanda atau gejala penyakit sipilis walau sekecil apa pun, meski sekecil irisan jaringan atau cairan penyakit maka dokter akan segera menelitinya dengan menggunakan mikroskop lapang gelap (dark-field microscope) untuk mengetahui jenis bakteri.

Dokter juga akan melakukan sebuah tes darah atau dikenal sebagai VDRL. Ini dilakukan untuk menentukan apakah terdapat antibodi (zat yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh Anda untuk melawan infeksi dari bakteri Treponema pallidum) di dalam darah. Tidak hanya itu, dokter juga akan memeriksa pasangan seksual Anda.

Pengobatan penyakit sipilis di rumah

Berikut gaya hidup serta pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda dalam mengatasi penyakit sifilis:
  • Jangan pernah berhenti meminum obat dan jangan mengubah dosisnya dengan alasan karena Anda sudah mulai merasa lebih baik, kecuali jika dokter Anda yang menganjurkan.
  • Jangan lupa Informasikan kepada dokter jika Anda dalam keadaan sedang hamil. Karena penularan penyakit sipilis terhadap janin akan sangat berbahaya.
  • Informasikan juga kepada dokter jika Anda memiliki alergi terhadap obat tertentu terutama terhadap penisilin.
  • Cucilah tangan Anda sesering mungkin agar menghindari penyebaran infeksi.
  • Lakukanlah aktivitas seksual dengan cara yang aman seperti menggunakan kondom.
  • Beri tahu kepada pasangan seksual Anda, jika Anda sedang dalam menjalani pengobatan sipilis,  sehingga pasangan seksual Anda juga akan mendapatkan pemeriksaan medis.
  • Anda usahakan untuk tidak melakukan aktivitas seksual dulu, minimal selama 2 minggu setelah Anda melakukan pengobatan atau hingga dokter Anda menyatakan sudah aman.
Baca Juga: Gigi Anda Sering Terasa Ngilu ? Begini Cara Mengatasinya

Nah itulah ulasan mengenai seputaran tentang penyakit sipilis. Jika Anda mulai khawatir terhadap tanda atau gejala yang mulai Anda alami maka segera konsultasikan ke dokter Anda agar cepat ditangani.