Dampak Terlalu Sering Buang Air Kecil Bagi Kesehatan



Dampak Sering Buang Air Kecil

Buang air kecil adalah suatu peristiwa pengeluaran urin pada alat pembuangan air kecil, keseringan buang air kecil juga bisa disebabkan karena terlalu banyak minum, atau karena mengkonsumsi obat-obatan medis, dan akibat cuaca dingin.

Penyebab Keseringan Buang air kecil

Seberapa sering kita buang air kecil itu tergantung pada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi buang air kecil seperti: usia, terlalu banyak minum, apa yang kita minum (jenis minuman), kondisi medis (diabetes melitus atau infeksi saluran kandung kemih), penggunaan obat-obatan, dan tergantung ukuran kandung kemih.

Keadaan-keadaan tertentu juga dapat menyebabkan kita keseringan buang air kecil, khususnya pada wanita sedang hamil atau sudah melahirkan, juga mempengaruhi seberapa banyak anda pipis. Pada saat wanita sedang hamil lebih sering pipis disebabkan karena perubahan cairan akibat tekanan dari kandung kemih terhadap janin yang sedang tumbuh.

Sedangkan setelah melahirkan, wanita juga keseringan buang air kecil yang disebabkan karena efek asupan cairan tambahan yang diterima dari air infus, suntikan, dan obat-obatan medis. Hal ini mengakibatkan tekanan jumlah frekuensi buang air kecil hingga delapan minggu.

Normalnya buang air kecil dalam satu hari itu adalah 4 sampai 8 kali pipis. Namun, banyak orang yang buang air kecil melebihi batas tersebut, bahkan pada saat tengah malam terbangun berkali-kali untuk buang air kecil (biasanya efek hujan).

Baca Juga: Mengenal Penyakit Angin Duduk Penyebab dan Tips Mencegah Angin Duduk

Jika anda keseringan buang air kecil maka dianjurkan untuk periksa ke dokter. Pemeriksaan ini untuk mengetahui apakah urin anda abnormal atau normal. Maksudnya apakah urin anda termasuk dalam  gejala-gejala penyakit atau mungkin tidak.

Dampak dari keseringan buang air kecil

Akibat keseringan buang air kecil juga berdampak bagi kesehatan yang mengakibatkan beberapa penyakit di tubuh kita. Adapun dampak keseringan buang air kecil adalah sebagai berikut:

1. Infeksi saluran kandung kemih yang hiperaktif

Keseringan buang air kecil merupakan salah satu  penyebab terjangkitnya infeksi saluran kandung kemih. Infeksi saluran kandung kemih adalah kondisi organ-organ yang termasuk ke dalam kandung kemih seperti, ginjal, ureter (saluran yang menghantarkan urin dari ginjal ke kandung kemih),kandung kemih dan uretra (tempat pembuangan urin), mengalami gangguan atau terinfeksi.

Penyakit ini juga bisa disebabkan karena stress berlebihan, dan menimbulkan rasa cemas atau kegelisahan yang terus menerus pada diri anda. Infeksi kandung kemih yang hiperaktif ini dapat mengakibatkan keseringan buang air kecil.

2. Terjadinya penyakit Diabetes Melitus

Penyakit diabetes merupakan penyakit yang disebabkan oleh gula darah yang berlebihan, gula darah yang ada dalam tubuh kita kadarnya terlalu tinggi di dalam aliran darah anda sehingga menyebabkan cairan berpindah dan menyebabkan anda lebih sering buang air kecil.

Penderita penyakit diabetes biasanya sering mengalami kesemutan yang berlebihan, badan juga cepat merasakan lemas atau lelah, serta mudah merasa cepat haus.

3. Orang yang mengalami masalah dengan jantung, tekanan darah tinggi serta fungsi ginjal yang lemah

Orang yang menderita penyakit tersebut sering dianjurkan oleh dokter untuk mengkonsumsi obat yang sifatnya diuretik. Diuretik merupakan suatu kondisi, sifat dan penyebabnya tekanan atau meningkatnya urinisasi (urine). Diuretik adalah obat yang mengakibatkan bertambahnya kecepatan volume urin.

Diuretik tersebut menarik cairan ekstra yang keluar dari aliran daran yang kemudian berpindah pada ginjal. Konsumsi obat diuretik ini dapat mengakibatkan keseringan buang air kecil terus-menerus.

4. Terjadinya penyakit hipertrofi prostast

Hipertrofi prostat sering dikenal dengan kanker prostat. Hipertrofi prostat ini adalah adanya hiperplasia (perubahan keseimbangan hormion testosteron dan estrogen) atau ketidakseimbangan endokrin, faktor umur ndan lansia (lanjut usia), dari kelenjar periurethral yang kemudian mendesak jaringan prostat yang asli.

Baca juga: Cara Memiliki Wajah Putih Alami dengan Cepat dan Mudah Hanya dalam 3 Hari

Penyakit hipertrofi prostat ini ditandai dengan gejala kencing yang keseringan atau terus menerus. Seperti contoh, misalnya anda sedang pipis dan anda sudah selesai melakukan pembuangan air kecil, dan kemudian anda keluar dari wc, dengan tiba-tiba anda ingin melakukan kembali pembuangan air kecil lagi, hal itu terjadi berulang ulang kali. Ini biasanya dikenal dengan kanker prostat.

5. Terjadinya penyakit Hipo atau hiperkalsemia

Hipo atau hiperkalsemia merupakan kadar kalsium yang tidak seimbang pada tubuh kita, apakah kadar kalsium dalam darah tersebut terlalu rendah atau tinggi. Hipohiperkalsemia dikenal dengan kadar kalsium darah yang rendah.

Hipo atau hiperkalsemia suatu kondisi konsentrasi kalsium di dalam darah anda kurang 8,8 mgr/ dl darah. Hal ini menyebabkan gangguan aliran urin dalam tubuh sehingga menyebabkan kita keseringan pipis.

Apabila anda terlalu sering buang air kecil dalam satu minggu, atau anda merasa bahwa hal tersebut mempengaruhi kualitas hidup anda. Sebaiknya dianjurkan untuk konsultasi dan  periksa ke dokter. Hal ini berguna untuk menghindari komplikasi atau infeksi yang menyebar ke dalam tubuh, dan juga menghindari dari dampak-dampak penyakit yang tidak kita inginkan.

Keseringan buang air kecil dapat disembuhkan dengan berbagai cara. Salah satu caranya dengan pola hidup sehat, artinya anda haru menjaga kebiasaan pola makanan dengan cara baik dan benar dan juga tidak lupa untuk sering berolahraga.

Makanan yang sehat tentunya yang mengandung protein, kaborhidrat, vitamin dan lain sebagainya. Perhatikan kandungan makanan yang dikonsumsi dan juga jangan berelbihan, karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Anda juga bisa melakukan aktivitas olahraga secara teratur atau rutin, biar tetap sehat jasmani dan rohani. Minimal olahraga itu dalam satu hari 30 menit, baik dan bermanfaat bag kesehatan jantung anda.